Musholla di Mal – Senayan City

Cukup susah mencari mal-mal atau tempat perbelanjaan yang representatif dalam hal tempat ibadah muslim (Masjid atau Musholla), bahkan sepengetahuan saya
tidak ada yang punya masjid satu pun.

Ini tidak mengherankan sih, soalnya saya juga belom pernah ketemu mal di berlin ada gerejanya. Mungkin ketika dibali, suka ada bangunan2 kecil seperti pura yang analogis dengan musholla kalo dijakarta tempat saya mencari sesuap nasi.

Fenomena musholla di Mall mungkin akan terus berkembang seiring dengan menjamurnya mal di indonesia, termasuk di ibukota jakarta yang makin sumpek ini.
Mungkin kalo boleh membandingkan, hal in sama saja dengan berkembangnya musholla kantor dari zaman ke zaman, dulu tahun 80-an konon orang sholat diam-diam karena susah solat dikantor. Sekarang, sholat dengan khusyuk berjamaah di kantor adalah kemewahan yang bisa dirasakan oleh siapa saja.

Balik lagi tentang musholla di mal (dijakarta), buat saya musholla yang oke itu ada di Senayan CIty dan di Pacific Place.
Musholla di Senayan City terletak di Lower Ground, dekat dengan Cafe Betawi dan salah satu kedai Frozen Yogurt,

Lower Ground
(tanda panah hijau pada gambar diatas)

Continue reading

AG Fund-British Council Challenge

FROM ONE TO MANY
Arthur Guinness Fund-British Council
Community Entrepreneurs Challenge
Bagaimana mendapatkan lebih dengan memberi lebih banyak?

Membangun Komunitas Melalui Kewirausahaan Sosial Berbasis Komunitas

“We are living in a phenomenal age. If we can spend the early decades of the 21st century finding approaches that meet the needs of the poor in ways that generate profits and recognition for business, we will have found a sustainable way to reduce poverty in the world.”

Bill Gates: Worlds Economic Forum 2008

Dunia ini penuh dengan apa yang John Elkington dan Pamela Hartigan sebut sebagai unreasonable people, yakni orang-orang yang tidak mau mendengar skeptisme sekitar dan percaya bahwa pasar yang seringkali bersifat eksploitatif dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial dan lingkungan demi kepentingan bersama. Kami memanggil unreasonable people ini dengan sebutan Wirausahawan Sosial, yaitu wirausahawan yang memiliki tujuan sosial, sebagai nilai mereka yang paling utama.  

Kewirausahaan sosial berkembang di Inggris sejak tahun 1970an ketika komunitas mengambil inisiatif untuk menyelesaikan permasalahan sosial, ekonomi dan lingkungan di sekitar mereka dengan pendekatan kewirausahaan. Kegiatan sosial dan lembaga swadaya masyarakat mulai bergerak dari tradisi mengandalkan kontribusi amal (charity) ke mengupayakan pendekatan kewirausahaan untuk menjamin kesinambungan layanan sosial mereka. Mereka menjalankan usaha yang inovatif untuk meraih pendapatan. Pendapatan tersebut kemudian digunakan untuk meningkatkan atau mempertahankan kemampuan lembaga tersebut untuk melakukan aktivitas sosialnya.

Continue reading

Kenapa Cost Recovery Migas Naik?

Diambil dari Milis Komunitas Migas Indonesia..

Mengenai cost recovery seluruh KKKS berproduksi di Indonesia sebenarnya
relatif stabil, “hanya” sekitar 3.6% per tahun. Kenaikan biaya produksi
tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi dari seluruh dunia. Perlu diketahui,
bahwa cost recovery di Indonesia adalah terendah dibandingkan negara-negara lain .
Namun, sejak ditandatanganinya KKKS PT Pertamina EP pada 17 September 2005,maka terjadi kenaikan cukup drastis. Berikut contoh data cost recovery KKKS (tidak termasuk PEP) untuk 2004; 2005; dan 2006 berturut-turut adalah sebagai berikut: 5.33 miliar US$; 5.62 miliar US$; dan 5.92 miliar US$.
Continue reading

PEMILIHAN DUTA MUDA ASEAN-INDONESIA (PDMAI) 2009

Image“The Spirit of Youth and Transformation of ASEAN”

Dalam rangka memasyarakatkan ASEAN dan membangun kesiapan kaum muda menghadapi terbentuknya Komunitas ASEAN 2015, Direktorat Jenderal Kerjasama ASEAN Departemen Luar Negeri Republik Indonesia kembali menggelar Pemilihan Duta Muda ASEAN-Indonesia (PDMAI) tahun 2009.
 

Akan dipilih sepasang pemudi/pemuda yang mampu memainkan peran sebagai duta-duta ASEAN sekaligus duta bangsa guna memperkenalkan dan mendekatkan ASEAN kepada generasi muda di tanah air, mempromosikan Indonesia dan ASEAN kepada masyarakat internasional melalui berbagai kegiatan kepemudaan di tingkat bilateral, regional maupun internasional, dan menjadi wakil Departemen Luar Negeri dalam berbagai kegiatan yang melibatkan kaum muda.

Continue reading

AFS Intercultural Programs

AFS (originally the American Field Service) was established in 1915 by A. Piatt Andrew, a onetime economics professor at Harvard University and former U.S. Assistant Secretary of the Treasury. Begun as a service of volunteer ambulance drivers in 1914,[1] AFS has evolved into an international youth exchange organization and has been renamed the AFS Intercultural Programs.

Worldwide, AFS is a group of over 50 independent, not-for-profit organizations, each with its own network of volunteers, professionally staffed office, and volunteer board of directors. In 2007, almost 13,000 participants traveled abroad on AFS cultural exchanges between 65 countries, as supported by 36,000 active volunteers. [2] The U.S.-based affiliate, AFS-USA, sends more than 1,500 U.S. students abroad and places international students with more than 2,800 U.S. families each year.

As of 2008 there are over 55 AFS organizations worldwide, serving over 80 different countries, providing exchange opportunities for over 12,000 students and teachers annually.

Modern Day

AFS is one of the largest volunteer-based organizations of its kind in the world with more than 30,000 volunteers worldwide and more than 8,000 in the U.S. Tens of thousands of volunteers and a small staff make the AFS program happen worldwide. AFS volunteers are both young and old, busy.. Continue reading

Tax Haven : Luxembourg

A tax haven is a place where certain taxes are levied at a low rate or not at all. Individuals and/or firms can find it attractive to move themselves to areas with lower tax rates. This creates a situation of tax competition among governments. Different jurisdictions tend to be havens for different types of taxes, and for different categories of people and/or companies.Examples of tax haven country :  Gibraltar , Hong Kong , Ireland ,Isle of Man , Labuan,   Liechtenstein, Luxembourg,Macau 

and in summer 2007, i had this rare chance to go to one of the tax haven country :

lux

ress4021407res50

Terima Kasih !

 Terima kasih ya teman-teman sudah mengunjungi blog ini sejak diaktifkan lagi dan langsung melonjak pengunjungnya..hehe..habis ini saya mau browsing lagi biar bisa masang iklan trus dapet duwit deh,… hehehe..lumayan buat bayar pinalti..hehe.duu!aplod