Cukup susah mencari mal-mal atau tempat perbelanjaan yang representatif dalam hal tempat ibadah muslim (Masjid atau Musholla), bahkan sepengetahuan saya
tidak ada yang punya masjid satu pun.
Ini tidak mengherankan sih, soalnya saya juga belom pernah ketemu mal di berlin ada gerejanya. Mungkin ketika dibali, suka ada bangunan2 kecil seperti pura yang analogis dengan musholla kalo dijakarta tempat saya mencari sesuap nasi.
Fenomena musholla di Mall mungkin akan terus berkembang seiring dengan menjamurnya mal di indonesia, termasuk di ibukota jakarta yang makin sumpek ini.
Mungkin kalo boleh membandingkan, hal in sama saja dengan berkembangnya musholla kantor dari zaman ke zaman, dulu tahun 80-an konon orang sholat diam-diam karena susah solat dikantor. Sekarang, sholat dengan khusyuk berjamaah di kantor adalah kemewahan yang bisa dirasakan oleh siapa saja.
Balik lagi tentang musholla di mal (dijakarta), buat saya musholla yang oke itu ada di Senayan CIty dan di Pacific Place.
Musholla di Senayan City terletak di Lower Ground, dekat dengan Cafe Betawi dan salah satu kedai Frozen Yogurt,

(tanda panah hijau pada gambar diatas)
Ada beberapa alasan yang membuat saya menilai Musolla di Senayan City ini salah satu yang terbaik antara lain yaitu :
- tidak terpisah dari bangunan mal (biasanya banyak musholla terpisah di basement)
- bersih dan rapih, sering dipel dan nyaman kaya dirumah
- ada air conditioning (ini kalo di basement gag ada pastinya)
- ada penitipan barang/sepatu (ga bakal khawatir ilang)
- ada waiting room (yang istrinya lagi ga solat bisa nunggu)
- ada toiletnya (kurang afdol rasanya solat ga pipis dulu)

- ada perlengkapan solat tambahan (maksudnya mukena atau sarung)
- ada Rohisnya (ada selebaran2, Al Qur’an rapi terjaga gitu deh)
- dsb..
Jadi next time ke mal, ga usah takut ga bisa solat khusyuk dan on time..
