Feeds:
Posts
Comments

Diambil dari Milis Komunitas Migas Indonesia..Pak Kuswo kalo ga salah…

Mengenai cost recovery seluruh KKKS berproduksi di Indonesia sebenarnya
relatif stabil, “hanya” sekitar 3.6% per tahun. Kenaikan biaya produksi
tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi dari seluruh dunia. Perlu diketahui,
bahwa cost recovery di Indonesia adalah terendah dibandingkan negara-negara lain .
Namun, sejak ditandatanganinya KKKS PT Pertamina EP pada 17 September 2005,maka terjadi kenaikan cukup drastis. Berikut contoh data cost recovery KKKS (tidak termasuk PEP) untuk 2004; 2005; dan 2006 berturut-turut adalah sebagai berikut: 5.33 miliar US$; 5.62 miliar US$; dan 5.92 miliar US$.
Namun, dengan masuknya PEP, pada 2005 menjadi 7.53 US$ dan pada 2006 menjadi 7.82 miliar US$, dimana sebanyak US$ 1.89 miliar di antaranya merupakan costrecovery PT PERTAMINA E&P (26.33%).
Bagaimana dengan produksi PT Pertamina EP? Ternyata kontribusi PT Pertamina EP hanya sekitar 11-13% dari seluruh produksi minyak Indonesia.
Ada lagi hal yang sangat mengganggu perhitungan, istilahnya “apple to
orange”. Perhitungan cost recovery untuk seluruh kegiatan produksi minyak
dan gas bumi, tetapi yang dibicarakan adalah produksi minyak saja, tanpa
mempedulikan bahwa ada kenaikan produksi gas bumi.

Apablia kita kaitkan antara revenue migas dengan cost recovery (gross
rev/cost rec) ternyata hasilnya akan menarik, berturut-turt dari 2002-2006
adalah: 3.8%; 3.6%; 4.1%; 5.2%; dan 5.4%. Artinya, meskipun ada kenaikan
cost recovery, ternyata terjadi kenaikan produksi dan revenue.
Saya tidak mencantumkan data 2007 karena pada tahun ini harga minyak
cenderung naik secara drastis, jadi mungkin tidak “apple to apple” terhadap
tahun sebelumnya. Untuk 2009 memang terjadi penambahan kenaikan cost recovery cukup drastis, sekitar 2.4 miliar US$, mengapa?

Seperti kita ketahui lapangan Tangguh akan mulai berproduksi dan expor LNG
pada 2009, dengan demikian maka cost recovery mulai akan muncul dan
dibebankan kepada produksi gas yang sudah mulai komersial. Selain itu ada
perubahan sistem kontrak gas untuk pembangkit steam generator di Duri (CPI) yang diperoleh dari lapangan gas COPI.

Lapangan EOR Duri Steam flood di CPI membutuhkan fuel untuk power
generatornya, yang seharusnya membakar minyak duri (sekitar 50 ribu bopd) ditukar dengan penggunaan gas dari ConocoPhillips Indonesia (COPI). Minyak diserahkan oleh CPI kepada COPI dihitung sebagai revenue gas oleh COPI, sedangkan gas COPI sebagai fuel untuk pengganti crude oil yang dibakar oleh CPI.

Sesuai dengan tuntutan masyarakat melalui wakilnya di DPR, maka mulai 2009 crude oil sebanyak 50 ribu bopd harus masuk sebagai produksi CPI, dan CPI harus membayar gas yang dikirim oleh COPI. Dengan adanya jual beli gas tersebut, maka cost recovery PT CPI akan naik secara drastis sekitar 2.2
miliar US$. Namun, sebenarnya kenaikan cost recovery tersebut akan menjadi revenue bagi COPI yang kan dibagi untuk negara kita juga. Artinya cost bagi  suatu perusahaan sebenarnya merupakan revenue bagi perusahaan lain, yang  ujung-ujungnya akan dibagi juga untuk NKRI.

Cost recovery CPI sebesar 2.2 miliar US$ bisa saja diturunkan menjadi 1
miliar US$ sesuai “subject” e-mail ini, tetapi tentunya akan menurunkan
revenue NKRI juga.

Yang saya herankan adalah cost recovery selalu dihubungkan dengan jangka
waktu persetujuan-persetujuan POD, WP&B, AFE, dan lelang. Betapa hebatnya
persetujuan-persetujuan tersebut bisa menurunkan harga. Harga ditentukan oleh pasar, bukan oleh selembar kertas persetujuan.

Sebagai contoh saat ini DPR menyetujui harga dasar minyak 100 US$/bbl dalam APBN, tetapi saat ini ternyata harga pasar minya berada dibawah 95US$/bbl. Apakah DPR bisa memaksa harga minyak 100 US$/bbl?
Kalau menginginkan penurunan cost recovery sebenarnya gampang. Seperti dalam tulisan pak Khairul Rizal terlihat pada grafik bahwa pengadaan barang dan jasa (diluar gaji) adalah 85%. Pertanyaan saya adalah, siapakah pemilik
vendor-vendor barang/jasa tersebut? Nah, merekalah yang harus ditekan untuk jangan menaikkan harga seenaknya sendiri. Perlu diketahui, bahwa kalau vendor/pedagang menaikan harga berapa pun bukan termasuk korupsi tapi malah dapat apresiasi. Korupsi yang dilakukan oleh pejabat sebenarnya adalah sebagian kecil dari untung yang didapat oleh penyedia barang/jasa.

Image“The Spirit of Youth and Transformation of ASEAN”

Dalam rangka memasyarakatkan ASEAN dan membangun kesiapan kaum muda menghadapi terbentuknya Komunitas ASEAN 2015, Direktorat Jenderal Kerjasama ASEAN Departemen Luar Negeri Republik Indonesia kembali menggelar Pemilihan Duta Muda ASEAN-Indonesia (PDMAI) tahun 2009.
 

Akan dipilih sepasang pemudi/pemuda yang mampu memainkan peran sebagai duta-duta ASEAN sekaligus duta bangsa guna memperkenalkan dan mendekatkan ASEAN kepada generasi muda di tanah air, mempromosikan Indonesia dan ASEAN kepada masyarakat internasional melalui berbagai kegiatan kepemudaan di tingkat bilateral, regional maupun internasional, dan menjadi wakil Departemen Luar Negeri dalam berbagai kegiatan yang melibatkan kaum muda.

I.    Kriteria Peserta: 

•    Warga Negara Indonesia;
•    mahasiswi/mahasiswa berprestasi; 
•    memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 2,5 untuk jenjang setingkat S-1 atau dibawahnya (D-3 atau D-2), dan IPK 2,75 untuk mahasiswa jenjang S-2;
•    berwawasan luas dan memiliki pengetahuan tentang Indonesia, ASEAN, dan daerahnya; 
•    berpenampilan menarik dengan tinggi dan berat badan proporsional;
•    mempunyai pengalaman dalam berorganisasi;
•    mempunyai kemampuan di bidang seni dan budaya; 
•    menguasai Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya; 
•    kreatif dan inovatif; dan mau bekerjasama;
•    berusia tidak lebih dari 26 tahun;
•    bersedia dan sanggup mengikuti seluruh rangkaian kegiatan seleksi yang ditetapkan oleh panitia penyelenggara.

II.    Prosedur Pendaftaran
Peserta diwajibkan mengirimkan kelengkapan berkas pendaftaran yang terdiri dari:
1)    Formulir pendaftaran yang telah diisi lengkap (download here (pdf 56 kb) or here (high resolution, pdf 1,6 Mb)
2)    Salinan kartu identitas (KTP/Paspor) yang masih berlaku
3)    Salinan Kartu Mahasiswa yang masih berlaku
4)    Foto berwarna tanpa rekayasa ukuran kartu pos: close up, seluruh badan tampak depan, dan seluruh badan tampak samping, masing-masing sebanyak 2 (dua) lembar
5)    Karya tulis dengan tema  “Duta Muda ASEAN-Indonesia 2009: The Role of Youth in Building the ASEAN Community 2015” dalam Bahasa Inggris tidak lebih dari 2 halaman A4, huruf Arial 11, diketik 1 spasi; 
6)    Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae)
7)    Salinan transkrip IPK terakhir 
8)    (Copy) bukti prestasi pendukung (jika ada)

Seluruh dokumen pendaftaran disusun sesuai urutan di atas dalam amplop tertutup bertuliskan ”PDMAI 2009” di sebelah kiri atas, dan dikirimkan ke:
Panitia Pemilihan Duta Muda ASEAN-Indonesia 2009
    C.q. Direktorat Kerjasama Fungsional ASEAN 
    Departemen Luar Negeri RI, 
    Jl. Taman Pejambon No. 6, Gedung Utama Lantai 8  
    Jakarta Pusat, 10110
selambat-lambatnya tanggal 23 Mei 2009 (cap pos).
     Panitia tidak memungut biaya apapun dalam proses pendaftaran peserta.

III.     Proses Seleksi
1)    Seleksi Tahap I: kelengkapan administrasi dan penilaian berdasarkan berkas pendaftaran yang diterima Panitia. 
 2)    Seleksi Tahap II: uji kemampuan dan wawancara tahap pertama. 
Seleksi tahap ini dibagi dalam tiga wilayah seleksi:
•    Wilayah I, meliputi Sumatera, Jawa dan sekitarnya
•    Wilayah II, meliputi Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara dan sekitarnya
•    Wilayah III, meliputi Sulawesi, Maluku, Papua dan sekitarnya
3)    Seleksi Tahap III: wawancara tahap II untuk memilih 10 pasang finalis.
4)    Seleksi Tahap IV: karantina dan grand final untuk memilih satu pasang Duta Muda ASEAN-Indonesia 2009. 

IV.    Hadiah
Para pemenang PDMAI 2009 akan mendapatkan kesempatan mewakili Indonesia dalam berbagai kegiatan kepemudaan di tingkat internasional, dan memperoleh piagam serta hadiah-hadiah hiburan.
 
V.    Pengumuman
Peserta-peserta yang berhasil lolos ke Seleksi Tahap II akan diumumkan pada minggu kedua bulan Juni 2009 melalui situs Departemen Luar Negeri: www.deplu.go.id.  
Dalam hal ini Keputusan Panitia adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. 

VI.    Informasi lebih lanjut
Pertanyaan mengenai pengisian formulir ataupun kelengkapan dokumen pendaftaran lainnya dapat disampaikan kepada Panitia melalui email: panitiapdmai2009@yahoo.com ataupun pesawat telp.: 021-3509061 (pada jam kerja).

AFS (originally the American Field Service) was established in 1915 by A. Piatt Andrew, a onetime economics professor at Harvard University and former U.S. Assistant Secretary of the Treasury. Begun as a service of volunteer ambulance drivers in 1914,[1] AFS has evolved into an international youth exchange organization and has been renamed the AFS Intercultural Programs.

Worldwide, AFS is a group of over 50 independent, not-for-profit organizations, each with its own network of volunteers, professionally staffed office, and volunteer board of directors. In 2007, almost 13,000 participants traveled abroad on AFS cultural exchanges between 65 countries, as supported by 36,000 active volunteers. [2] The U.S.-based affiliate, AFS-USA, sends more than 1,500 U.S. students abroad and places international students with more than 2,800 U.S. families each year.

As of 2008 there are over 55 AFS organizations worldwide, serving over 80 different countries, providing exchange opportunities for over 12,000 students and teachers annually.

Modern Day

AFS is one of the largest volunteer-based organizations of its kind in the world with more than 30,000 volunteers worldwide and more than 8,000 in the U.S. Tens of thousands of volunteers and a small staff make the AFS program happen worldwide. AFS volunteers are both young and old, busy.. Continue Reading »

Tax Haven : Luxembourg

A tax haven is a place where certain taxes are levied at a low rate or not at all. Individuals and/or firms can find it attractive to move themselves to areas with lower tax rates. This creates a situation of tax competition among governments. Different jurisdictions tend to be havens for different types of taxes, and for different categories of people and/or companies.Examples of tax haven country :  Gibraltar , Hong Kong , Ireland ,Isle of Man , Labuan,   Liechtenstein, Luxembourg,Macau 

and in summer 2007, i had this rare chance to go to one of the tax haven country :

lux

ress4021407res50

Terima Kasih !

 Terima kasih ya teman-teman sudah mengunjungi blog ini sejak diaktifkan lagi dan langsung melonjak pengunjungnya..hehe..habis ini saya mau browsing lagi biar bisa masang iklan trus dapet duwit deh,… hehehe..lumayan buat bayar pinalti..hehe.duu!aplod

Thx to Wiki..Hati-hati ya Guys!

622px-symptoms_of_swine_flusvgSwine influenza (also swine flu) refers to influenza caused by any virus of the family Orthomyxoviridae, that isendemic to pig (swine) populations. Strains endemic in swine are called swine influenza virus (SIV), and all known strains of SIV are classified as Influenzavirus A (common) or Influenzavirus C (rare). Influenzavirus B has not been reported in swine. All three clades, Influenzavirus A, B, and C, are endemic in humans.

People who work with poultry and swine, especially people with intense exposures, are at risk of infection from these animals if the animals carry a strain that is also able to infect humans. SIV can mutate into a form that allows it to pass from human to human. The strain responsible for the 2009 swine flu outbreak is believed to have undergone this mutation.

According to the Centers for Disease Control and Prevention (CDC), in humans the symptoms of swine flu are similar to those of influenza and of influenza-like illness in general. Symptoms include fever, cough, sore throat, body aches, headache, chills and fatigue. A few more patients than usual have also reported diarrhea and vomiting.

Because these symptoms are not specific to swine flu, a differential diagnosis of probableswine flu requires not only symptoms but also a high likelihood of swine flu due to the person’s recent history. For example, during the 2009 swine flu outbreak in the United States, CDC advised physicians to “consider swine influenza infection in the differential diagnosis of patients with acute febrile respiratory illness who have either been in contact with persons with confirmed swine flu, or who were in one of the five U.S. states that have reported swine flu cases or in Mexico during the 7 days preceding their illness onset.” A diagnosis ofconfirmed swine flu requires laboratory testing of a respiratory sample (a simple nose and throat swab).

Prevention

Recommendations to prevent infection by the virus consist of the standard personal precautions against influenza. Continue Reading »

Dilbert’s “Salary Theorm” states that “Engineers and scientists can never earn as much as business executives and sales people” This theorm can now be supported by a mathematical equation based on the following two postulates:

Postulate 1: Knowledge is Power.

Postulate 2: Time is Money.

As every engineer knows: Power = Work / Time Since: Knowledge = Power and Time = Money Then: Knowledge = Work / Money Solving for Money, we get: Money = Work / Knowledge.

Thus, as Knowledge approaches zero, Money approaches infinity, regardless of the amount of work done.

Conclusion: The less you know, the more you make.

dari Priandoyo..

Selamat kepada sahabat-sahabat PPSDMS terkasih yang sukses menempuh studi lanjutnya :

  1. Arip Muttaqien di Toulouse School Of Economics France
  2. Fauzan Zidni di LKY NUS Singapore
  3. Habibie Yusuf Sarjono di ITB Bandung- Univ.Glasgow
  4. Shofwan ABCD di Ritsumeikan Univ. Japan
  5. Boy a.k.a di STUT Korea
  6. Awidya Santikajaya di John Hopkin Univ. USA

Semoga semuanya lancar dan bermanfaat dalam rangka mobilitas vertikal dan horizontal kita ber 20+3 bersama ke beberapa dekade ke depan. 

Buat teman-teman yang lain, ayo kita menyusul dengan cara kita masing-masing..hehe..

Tips Wawancara Kerja

Folks, kalo kamu lagi nyari kerja (hampir) pasti dalam tahapannya kamu bakal ketemu tahap wawancara. Biasanya bahkan lebih dari sekali wawancara untuk satu posisi perkerjaan. (pengalaman pribadi hehe). Buat kamu yang (merasa) uda jago karena emang dasarnya uda sering ikut wawancara dan pas sekolah/kuliah ikut organisasi, tapi buat kamu yang merasa kurang PeDe boleh mencoba tips dari gw dibawah ini, mudah-mudahan berguna.

  1. Berpakaianlah yang Pas. Kenapa harus Pas? yang pasti rapih itu harus ya..kalo kamu ngelamar jadi sales asuransi berpakainlah berdasi , kalau kamu ngelamar jadi field engineer lapangan bolehlah pake kemeja jeans, jangan sebaliknya hehe..
  2. Istirahat yang cukup sehari sebelumnya.Jangan sampe gagal hanya karna telihat lemas dan sering menguap saat wawancara.
  3. Jangan grogi.Salah satu cara menghilangkannya adalah dengan cara berpikir bahwa semua kandidat pun mengalami hal yang sama. Grogi gak bakal ngebantu proses wawancara kamu.
  4. Datang 30 menit sebelum dimulai.Biar kamu tau toilet dan kantiin dimana,kalo kamu beruntung bisa ngobrol santai bareng si pewawancaranya, jadi nilai tambah lo! juga mungkin bisa ngobrol ama  kandidat lain, ga semuanya kompetitor koq, bisa jadi tambah-tambah jaringan atau mungkin ‘ehm’ kalo dia oke bisa digebet (apalagi yang waktu kuliah dan skolah ga sempet pacaran)hehe..
  5. Santai tapi serius. Seimbang aja.
  6. Cari tau tentang perusahaannya.Ibaratnya mau jadi pacar koq ga tau apa-apa tentang  si doinya.

Mungkin ada tips tambahan dari rekan-rekan yang lain? Ditunggu ya…

Kopi dari Tuhan

cup-of-coffee1 Semua dari kita mencari kebahagiaan, no matter kita    kaya atau miskin, beragama atau tidak, pendek atau  tinggi , pintar atau kurang… banyak yang berhasil ,  banyak pula yang engga.. karena kebahagiaan bukan  berada disatu titik , dia ada dibanyak tempat..sehingga  kita selalu mengejarnya dalam Pursuit of Happiness..  Selamat membaca kemudian Perhatikan Apa Yang  Terjadi ! (Mario Teguh mode on, hehe)
                                                                                                                                                             A group of alumni, highly established in their careers, got together to visit their old university professor. Conversation soon turned into complaints about stress in work and life.

Offering his guests coffee, the professor went to the kitchen and returned with a large pot of coffee and an assortment of cups – porcelain, plastic,glass, crystal, some plain looking, some expensive, some exquisite – telling them to help themselves to the coffee.

When all the students had a cup of coffee in hand, the professor said:

“If you noticed, all the nice looking expensive cups were taken up, leaving behind the plain and cheap ones. While it is normal for you to want only the best for yourselves, that is the source of your problems and stress.

Be assured that the cup itself adds no quality to the coffee. In most casesit is just more expensive and in some cases even hides what we drink.

What all of you really wanted was coffee, not the cup, but you consciously went for the best cups… And then you began eyeing each other’s cups.

Now consider this: Life is the coffee; the jobs, money and position in society are the cups. They are just tools to hold and contain Life, and the type of cup we have does not define, nor change the quality of Life we live.

Sometimes, by concentrating only on the cup, we fail to enjoy the coffee God has provided us.”

Continue Reading »

Gaji kamu sama, lebih tinggi atau lebih rendah dibanding standar hayo.. Yang penting tetap berbahagia ya..ada jutaan orang kelaparan ^^..

KellyServices kembali mengeluarkan panduan standar gaji di Indonesia untuk edisi 2008/09. Ada komentar?

“…The salary movement in Indonesia is still within 11 to 16% and the biggest salary increment still come from energy, telecommunication and financial institution…”

download page

diambil dari mas pri, ada komentar?

Oil Company

Mana perusahaan minyak ‘favorit’ anda? mana yang benefitnya paling baik?
Kalau Pertamina kira-kira julukannya apa ya? Saat ini saya juga bekerja diperusahaan minyak lokal, yah not bad lah dengan 30.000 boepd, masi kala jauh dibandingkan kalo menjadi kuil Chevron dengan 440.00 boepd, hehe500px-big_oilsvg2The term supermajor illustrates the six largest, non state-owned energy companies, as seen in popular financial mediums around the world. Trading under various names around the world, they are considered to be:

1. ExxonMobil (XOM)
2. Royal Dutch Shell (RDS)
3. BP (BP)
4. Chevron Corporation (CVX)
5. ConocoPhillips (COP)
6. Total S.A. (TOT)
more

As a group, the supermajors control about 5% of global oil and gas reserves with largest supermajor, ExxonMobil, ranked 14th. Conversely, 95% of global oil and gas reserved are controlled by state-owned oil companies, primarily located in the middle east.

On 11 March 2007, the Financial Times identified the “New Seven Sisters”: Continue Reading »

i still have it!

i still have it! indeed..
i still have a shirt that belong to me since my 5th grade in my elementary school..
and i still use it by today.. hehe, no kiddin sob..
it’s a big deal… as the matter of fact my family live nomadic (so the chance to lost it even bigger)
and for better reason : i do grow.. huhuh..

with a little math,this shirt (i am really using it now) is already 12 years old.gosh.
its not that i am underbudget and couldnt afford to buy a new one(well,i did sometimes) Continue Reading »

much have been said..

much have been said
yes, indeed..
the Ainuls thing (oo wee,that was awesome,…), the Lurah Cimanggus, the Ascaris lumbricoides,the Tim Bantuan Medis
and the famous you and me’s
but actually you never said those words…
never,not any time..

Continue Reading »

i did forget it,didn’t i

jeez, i shouldnt.
i wonder why. . . because it was ways better than the others before..
it was the foremost, i have to admit it

i had it two years to take me there..
i received it as a request, aha!
Continue Reading »

The Thinking of You..

Dare mo ga kuzureteku negai wo motomesugite
Jibun ga ochiteyuku basho wo sagashiteru..
Alle suche nach ihren eigenen plaetze zu sterben..
Continue Reading »

Too many rushes over me… I thought it myself.. Continue Reading »

ARISAN…

pertama kali yang kebayang dengan kata arisan mungkin aktingnya tora sudiro bareng surya saputra yang superb itu, but this isn’t about it…

sejak bokap gw sakit stroke , dan nyokap gw konsentrasi sama S3nya, praktis kosa kata arisan keluar dari langganan kerjaan keluarga gw…
tapi sejak gw pindah ke depok dan tinggal di rumah BuLik ( Ibu Cilik -the way you call your auntie in javanese-) , kata arisan ini mulai akrab lagi dalam mengisi weekend gw..
Continue Reading »

Empat Taun Lalu….

waktu itu masih merasakan dinginnya udara didalam subway kota Frankfurt,mungkin sekitar 11 derajat celsius,damn! udah musim panas tapi tetep aja dingin! …tiga hari lagi tepatnya, empat taun yang lalu.  Setelah empat jam dari Freiburg am Breisgau naik kereta supercepat Jerman ICE : Intercity Express ? akhirnya nyampe juga di Frankfurter Bahnhof, tepatnya Frankfurt am Main, Main itu adalah sungai besar yang melewati jantung kota Frankfurt.

Continue Reading »

 QUO VADIS PAJAK LINGKUNGAN

Menjelang hari lingkungan sedunia bulan depan ,sebuah posisi tawar baru dimiliki oleh para pejuang lingkungan Indonesia yang selama ini memperjuangkan nasib lingkungan hidup di Indonesia. Hal ini berupa dimunculkannya usulan pajak lingkungan. Usulan ini meliputi perusahaan manufaktur yang beromzet diatas Rp 300 juta setahun akan dikenakan pajak lingkungan sebesar 0,5 persen dari nilai omzetnya. Pajak yang dipungut ini kemudian akan diserahkan kepada pemerintah daerah untuk dimasukkan kedalam pendapatan asli daerah (PAD). Continue Reading »

Older Posts »